-2.1 C
New York
Senin, Maret 2, 2026

Buy now

spot_img

Tumpukan Sampah DI Pasar Cikarang Menggunung ” DLH Kabupaten Bekasi Dan UPTD Diduga Lalai

 

CIKARANG Suara Cikarang.com– Tumpukan sampah yang menggunung di area Pasar Cikarang (SGC), Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan tajam. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memicu kemarahan publik, Dari Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ. Ia menilai dugaan kelalaian ini telah mencoreng nama baik upaya pemerintah provinsi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Situasi memprihatinkan terlihat jelas di sekitar Pasar Cikarang (SGC). Sampah-sampah dan sisa dagangan tampak menumpuk tanpa penanganan yang memadai. Pemandangan ini kontras dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Bau tak sedap yang menyengat juga dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan para pedagang.

Berita Lainnya  Kapolsek Setu Pimpin Korvei Bersama, Pererat Soliditas TNI–POLRI dan Warga

Tumpukan sampah ini terjadi di Pasar Cikarang (SGC), sebuah area yang seharusnya menjadi pusat keramaian dan transaksi ekonomi masyarakat. Lokasi yang strategis dan padat pengunjung membuat permasalahan sampah ini semakin menjadi perhatian serius, sebab berdampak langsung pada kebersihan dan kesehatan publik.

Meskipun tidak disebutkan secara spesifik kapan tumpukan sampah ini mulai terjadi, sorotan Ahmad Syarifudin mengindikasikan bahwa kondisi ini adalah permasalahan yang berlanjut dan belum terselesaikan hingga saat ini. Hal ini menandakan adanya pembiaran yang cukup lama, sehingga memicu kekecewaan.

“Kutipan iuran mah tiap hari ditagih, tapi sampah numpuk terus di situ-situ aja. Udah kayak dekorasi pasar, tapi baunya nyiksa,” keluhnya seorang pedagang yang enggan di sebut namanya kepada media.

Berita Lainnya  Korban Tunjuk Kuasa Hukum, Soroti Penanganan Kasus oleh Polsek Gunung Putri

‎Menurut Ahmad, pembiaran tumpukan sampah ini adalah “bentuk pengkhianatan terhadap rakyat kecil”. Ia menegaskan bahwa kelalaian DLH Kabupaten Bekasi dan UPTD Pasar tersebut secara langsung mencoreng upaya Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang tengah gencar mendorong program bersih-bersih wilayah.

“Mereka (DLH dan UPTD Pasar) tidak mendukung visi gubernur, bahkan mempermalukannya dengan pembiaran yang mencolok,” ujar Ahmad dengan nada geram. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ahmad melihat ada ketidakselarasan antara visi pemimpin provinsi dengan implementasi di lapangan oleh instansi di tingkat kabupaten.

Berita Lainnya  Dihadiri Ratusan Buruh dan Masyarakat, Obon Tabroni Gelar Germas di Kabupaten Bekasi

Sorotan tajam dari Akpersi Jawa Barat ini diharapkan dapat mendorong DLH Kabupaten Bekasi dan UPTD Pasar untuk segera mengambil tindakan konkret dan serius dalam menangani permasalahan sampah di Pasar Cikarang. Desakan ini juga menjadi pengingat bagi instansi terkait untuk lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, sejalan dengan program pemerintah provinsi dan demi kepentingan kesehatan serta kenyamanan masyarakat.

Situasi ini menuntut respons cepat dari pihak berwenang untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan dan mendukung program-program pembangunan yang telah dicanangkan.

Penulis A obay / Umpah

Editor Enan ST

 

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles