
Bekasi – Suara Cikarang.com
Proyek galian kabel yang berlangsung di sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Sukarukun Tanggul Bedeng Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut dinilai tidak transparan dan sangat mengganggu aktivitas serta keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, galian kabel terlihat terbuka tanpa dilengkapi rambu peringatan yang memadai. Kondisi ini menyebabkan jalan menjadi sempit, berlumpur saat hujan, dan berdebu saat cuaca panas, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan adanya proyek tersebut.
“Sejak ada galian ini, jalan jadi susah dilewati, apalagi malam hari tidak ada tanda peringatan. Kami sebagai warga tidak pernah diberi tahu ini proyek apa dan sampai kapan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Suara Putra Bekasi (FK SPB), Mamur Daeng. Ia menilai pelaksana proyek terkesan mengabaikan keselamatan publik dan tidak menjalankan prinsip keterbukaan informasi.
“Proyek galian kabel ini jelas merugikan masyarakat. Tidak ada papan informasi proyek, tidak jelas siapa pelaksananya, dan tidak ada pengamanan yang layak. Ini bentuk ketidaktransparanan dan harus segera ditertibkan,” tegas Mamur Daeng.
Menurutnya, pihak terkait seperti pemerintah daerah dan dinas teknis harus segera turun tangan melakukan pengawasan dan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran.
“Kami minta instansi berwenang jangan tutup mata. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai izin dan tanggung jawab pelaksanaan galian kabel tersebut.
Reporter Tim suara Cikarang




