8.8 C
New York
Rabu, Januari 14, 2026

Buy now

spot_img

Pembangunan Gedung ME GACOAN di duga belum mengantongi surat izin sesuai PERDA no 10 tahun 2013.

 

Kabupaten Bekasi II SUARA Cikarang .COM

Di era sekarang banyaknya pembagunan pembagunan yang menjamur tanpa adanya surat Rekomendasi baik dari RT, RW, kepala Desa sampai ke pemerintahan Kecamatan, itu sangat jarang sekali yang mengurus atau menempuh Rekom tersebut, sebab itulah dasarnya untuk kepengurusan selanjutnya ke kabupaten atau ke Pemda untuk mendapatkan perizinan dari Dinas terkait.

Contoh pembangunan ME. GACOAN yang baru, berada di Desa Sukaraya tepatnya dekat Warung satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi sudah beberapa kali di datangi Satuan POLISi PAMONG PRAJA( SATPOL PP) Kecamatan Karang Bahagia selalu berdalih sudah di urus tapi belum bisa membuktikan surat. surat kepengurusannya kepada SAT POL PP, untuk itu Kepala seksi( KASI ) Sat pol pp Kecamatan Karang Bahagia ,” DEDI KUSWARA mendatangi pembangunan tersebut bersama timnya untuk menanyakan surat surat tentang perizinannya . Selasa 28/1/2025.

Berita Lainnya  Polsek Setu Bersama TNI dan Satpol PP Himbau Warga Tertib Nyalakan Kembang Api

Kepala seksi ( KASI ) Sat pol pp Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi DEDI KUSWARA , ketika di wawancara awak media menjelaskan sesuai peraturan Daerah ( PERDA ) Nomor 10 Tahun 2013 , berdasarkan undang undang Cipta kerja dan peraturan pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 , IMB telah di ganti menjadi Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG ) , untuk itu saya menanyakan sudah ada belum, kalau belum ada tolong segera diurus surat suratnya saya sebagai Kasi Sat pol pp Kecamatan Karang Bahagia hanya sudah memastikan bahwa perizinannya sudah ada ,” Ungkapnya.

Berita Lainnya  Pimpinan Redaksi Media Suara Cikarang Ucapkan Selamat atas Diangkatnya H. Asep sebagai Plt Bupati Bekasi

Lebih lanjut kasi Sat pol pp,” Dedi Kuswara saya tidak mau apa apa yang penting di perlihatkan surat suratnya, sebab bangunan ME GACOAN ini adalah bangunan baru sudah semestinya lengkap surat surat perizinannya, sebab saya belum merasa tanda tangan surat Rekomendasi dari bangunan ME GACOAN tersebut , malah ada perkataan yang menanyakan Surat Perintah ( S P ) kepada saya ,dan saya juga menanyakan kelengkapannya surat surat perizinannya ini ,dah tau saya sebagai Kepala seksi Sat pol pp Kecamatan Karang Bahagia malah minta Surat Perintah, kalau kurang jelas datang aja ke kantor saya di Kecamatan Karang Bahagia,” tutup MP ,Dedi Kuswara sambil dengan cetusnya.

Berita Lainnya  Polsek Setu Bersama TNI dan Satpol PP Himbau Warga Tertib Nyalakan Kembang Api Setu - Polsek Setu Polres Metro Bekasi melaksanakan patroli dialogis dan himbauan terkait penggunaan kembang api menjelang malam pergantian Tahun Baru 2025 di wilayah hukum Polsek Setu, Selasa (30/12/2025) sore. Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) IPDA Nursalim selaku Kapolsubsektor GPM, dengan melibatkan personel Polsek Setu, satu anggota Koramil Setu, serta dua anggota Satpol PP Kecamatan Setu. Patroli menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya kantor Perumahan Lapalma Desa Cijengkol, pedagang kembang api di depan Perumahan Lapalma, kantor pemasaran Perumahan Grand Residence, serta pedagang di Perumahan GSP Desa Ciledug. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan himbauan secara humanis kepada para pedagang kembang api maupun pihak pengembang perumahan agar memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan dalam penjualan serta penggunaan kembang api saat malam pergantian tahun. IPDA Nursalim menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, kebakaran, maupun kecelakaan yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan kembang api secara tidak tertib. “Melalui patroli dan himbauan ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan malam Tahun Baru dengan aman, tertib, dan tetap menjaga kenyamanan lingkungan,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Setu terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat dan para pedagang yang ditemui.

Sampai dengan berita ini naik dari pihak ME GACOAN belum bisa di temui dan menunjukan surat surat perizinannya lengkap, dengan alasannya sudah ada yang mengurus, sebab bangunan tersebut hampir selesai sekitar sudah 80%.

 

Penulis : Asun Nirwanto.

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles