22 C
New York
Minggu, September 13, 2026

Buy now

spot_img

Kenapa Sayuran Kangkung Jarang Di Jadikan Menu Pasien Rumah Sakit.

Kenapa Sayuran Kangkung Jarang Di Jadikan Menu Pasien Rumah Sakit. 

Bekasi Suara Cikarang.com

Kangkung dikenal sebagai salah satu sayuran paling populer di Indonesia. Karena mudah ditemukan, murah, dan kerap menjadi menu rumahan. Namun, sayur yang berdaun hijau ini justru jarang muncul dalam daftar menu pasien rumah sakit.

Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas kedokteran dan Gizi IPB University, Hana Fitria Navratilova menjelaskan, pemilihan menu di fasilitas layanan kesehatan tidak dilakukan sembarangan, namun semua disusun secara selektif demi keamanan pangan dan kesesuaian dengan kondisi klinis pasien.

Berita Lainnya  Kasus: Perselisihan penguasaan fisik tanah yang sempat dilaporkan ke Polisi (Laporan No. L/253/V/2026/Reskrim, tgl. 13 Mei 2026) berakhir damai.

“Secara umum, sayuran berdaun memang jarang disajikan dalam menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan,juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.” Ujarnya dikutip dari website resmi IPB University.

Selain purin kandungan oksalat dan nitrat dalam sayuran berdaun juga menjadi pertimbangan. Zat-zat tersebut dapat menjadi perhatian khusus pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti gangguan ginjal atau masalah metabolisme.

Kangkung termasuk sayuran yang tidak bisa disimpan lama dan harus segera diolah setelah diterima. Dalam sistem dapur rumah sakit yang melayani banyak pasien dengan variasi diet khusus, jenis sayur yang lebih stabil dan mudah dikelola biasanya lebih diprioritaskan.

Berita Lainnya  'New Taste, New Vibe’ Dari Rasa Pizza hingga Rasa Fried Chicken, POP Spageti Ajak Eksplorasi Rasa Baru Bareng Hearts2Hearts

Kontaminasi logam berat memang bisa terjadi pada pangan, tetapi tidak terbatas pada kangkung saja. Beras dan seafood pun bisa berpotensi terkontaminasi jika berasal dari lingkungan yang tercemar.

Ada alasan teknis lain, sayuran berdaun mengalami penyusutan volume cukup besar setelah dimasak, sehingga secara visual dan porsi kurang ideal untuk standar penyajian rumah sakit. Karena itu, rumah sakit umumnya memilih jenis sayuran yang lebih aman dikonsumsi dan lebih mudah dikontrol kandungan gizinya dan lebih standar penyajian nya di rumah sakit.

 

Reporter Tim suara Cikarang Rachmat

Berita Lainnya  Samsung Galaxy A57 5G Dibekali IP68 dan Gorilla Glass Victus+

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles