4.4 C
New York
Sabtu, Maret 14, 2026

Buy now

spot_img

Oknum Seorang Guru Swasta Menghina Insan PERS dan Organisasi masyarakat ( ORMAS)

 

Bekasi, – Suara Cikarang .Com

Sebuah rekaman suara (voice note) yang beredar luas memicu kemarahan di kalangan wartawan dan organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Bekasi. Dalam rekaman tersebut, seorang oknum guru diduga melontarkan kata-kata penghinaan kepada seluruh wartawan dan ormas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi, Rabu (21/5/2025).

Perkataan yang terdengar dalam voice note tersebut dinilai sangat tidak pantas, terutama mengingat profesi guru adalah pendidik yang seharusnya menjadi teladan. Kalimat yang diucapkan dalam rekaman itu bahkan terlihat seolah direncanakan, karena terkesan tertata dan disengaja.

Berita Lainnya  Audit BUMD Tidak Transparan IWO Indonesia Gruduk Inspektorat Kab. Bekasi

“Kami menduga ini bukan sekadar candaan. Apa yang dikatakan dalam voice note tersebut adalah bentuk penghinaan yang serius. Hal ini sangat melukai martabat wartawan dan ormas,” ujar salah satu perwakilan awak media di Bekasi.

Menurut keterangan, rekaman suara tersebut berisi kata-kata yang mencerminkan arogansi dan merendahkan profesi wartawan serta ormas. Hal ini memicu reaksi keras, dengan sejumlah pihak menyatakan akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

“Kami tidak bisa membiarkan tindakan seperti ini. Kami akan melaporkan oknum guru tersebut ke pihak berwenang atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan,” tegas salah satu jurnalis senior di Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Peduli Sesama, Masjid Al-Khoir Gelar Santunan Anak Yatim di Cikarang Timur

Langkah hukum ini diambil untuk memastikan bahwa setiap tindakan penghinaan terhadap profesi maupun organisasi tidak dianggap remeh. Bukti rekaman suara tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai dasar laporan.

Kasus ini menambah daftar panjang isu terkait penghinaan profesi di media sosial maupun platform digital lainnya. Awak media berharap, langkah hukum ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam bertindak, terutama di era digital yang mudah menyebarkan informasi.

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles