Bekasi – Suara Cikarang.com
TPU (Tempat Pemakaman Umum) Jagawana, Ngebeludak, dipadati ratusan warga yang datang untuk melakukan tradisi nyekar atau ziarah kubur tepat pada hari raya Idulfitri. Sejak pagi hari usai pelaksanaan salat Id, area pemakaman terpantau ramai oleh peziarah yang mendoakan keluarga serta kerabat mereka.
Membeludaknya jumlah peziarah ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bunga musiman di sekitar gerbang makam. Salah seorang penjual bunga yang enggan disebutkan namanya mengaku kewalahan melayani pembeli sejak pukul 07.00 WIB.
“Alhamdulillah, tahun ini ramai sekali. Jualan sejak pagi tadi stok bunga hampir habis karena peziarah datang terus bergantian. Meski hanya setahun sekali, keuntungan kali ini cukup untuk menambah keperluan dapur,” ungkap pedagang bunga tersebut saat ditemui di lokasi, kampung jagawana desa Sukarukun kecamatan Sukatani
Kepadatan ini juga dirasakan oleh para warga yang datang. Sari, salah satu warga setempat yang berziarah, mengatakan bahwa momen lebaran terasa kurang lengkap jika belum mengunjungi makam orang tua.
“Sudah jadi tradisi keluarga kami. Setelah silaturahmi ke rumah saudara, langsung ke sini (Makam Jagawana Desa Sukarukun kecamatan Sukatani kabupaten Bekasi). Memang hari ini ramai sekali, tadi saja sempat antre cari tempat parkir,” ujar Sari.
Hingga siang hari, arus peziarah terpantau masih terus mengalir, meskipun cuaca cukup terik. Selain berziarah, keramaian ini juga dimanfaatkan warga sekitar untuk membantu mengatur lalu lintas dan parkir di area yang biasanya sepi tersebut.
Reporter Tim suara
Editor Enan ST




