Hidup di Usia Senja dalam Keterbatasan, Pendamping Sosial Kemensos Perjuangkan Bantuan PKH untuk Kakek Mada
Kabupaten Bekasi, – Suara Cikarang.com
Di usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Kakek Mada justru harus bertahan hidup dalam keterbatasan dan kesendirian. Kondisi tersebut mengetuk nurani Pendamping Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah setempat untuk turun tangan dan memastikan negara hadir bagi warganya yang paling rentan.
Pendamping Sosial Bantuan Sosial, Mifta, menyampaikan bahwa perjuangan untuk kesejahteraan lansia bukan sekadar program, melainkan panggilan kemanusiaan. Lansia terlantar, terlebih yang hidup di rumah tidak layak huni, tidak boleh dibiarkan menghadapi kerasnya hidup seorang diri.
“Kami tidak ingin para lansia menghabiskan sisa hidupnya dalam penderitaan. Kesejahteraan sosial bagi lansia harus menjadi prioritas utama, khususnya mereka yang terlantar dan hidup dalam kondisi yang memprihatinkan,” ujar Mifta dengan suara penuh keprihatinan.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan Kakek Mada agar dapat menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kategori lansia. Pengajuan tersebut diharapkan dapat menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan yang selama ini dijalani.
“Kakek Mada sudah kami ajukan untuk mendapatkan bantuan sosial PKH. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud nyata kehadiran negara bagi warganya yang lemah dan membutuhkan,” tambahnya.
Pendamping Sosial Kemensos RI bersama Pemerintah setempat menegaskan akan terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak warga tidak mampu, lansia, dan penyandang disabilitas, agar tidak ada lagi masyarakat yang terpinggirkan dan terlupakan di tanahnya sendiri.
Reporter Tim suara Cikarang
Editor Enan ST




