3.7 C
New York
Kamis, Januari 15, 2026

Buy now

spot_img

Hidup di Usia Senja dalam Keterbatasan, Pendamping Sosial Kemensos Perjuangkan Bantuan PKH untuk Kakek Mada

Hidup di Usia Senja dalam Keterbatasan, Pendamping Sosial Kemensos Perjuangkan Bantuan PKH untuk Kakek Mada

Kabupaten Bekasi, – Suara Cikarang.com

Di usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Kakek Mada justru harus bertahan hidup dalam keterbatasan dan kesendirian. Kondisi tersebut mengetuk nurani Pendamping Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah setempat untuk turun tangan dan memastikan negara hadir bagi warganya yang paling rentan.

Pendamping Sosial Bantuan Sosial, Mifta, menyampaikan bahwa perjuangan untuk kesejahteraan lansia bukan sekadar program, melainkan panggilan kemanusiaan. Lansia terlantar, terlebih yang hidup di rumah tidak layak huni, tidak boleh dibiarkan menghadapi kerasnya hidup seorang diri.

Berita Lainnya  Kombes Pol Sumarni Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi, Gantikan Kombes Pol Mustofa

“Kami tidak ingin para lansia menghabiskan sisa hidupnya dalam penderitaan. Kesejahteraan sosial bagi lansia harus menjadi prioritas utama, khususnya mereka yang terlantar dan hidup dalam kondisi yang memprihatinkan,” ujar Mifta dengan suara penuh keprihatinan.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan Kakek Mada agar dapat menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kategori lansia. Pengajuan tersebut diharapkan dapat menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan yang selama ini dijalani.

“Kakek Mada sudah kami ajukan untuk mendapatkan bantuan sosial PKH. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud nyata kehadiran negara bagi warganya yang lemah dan membutuhkan,” tambahnya.

Berita Lainnya  Saksi Hidup Zaman Baju Karung 1942, Abah Hadi Berharap Perhatian Lebih dari Pemkab Bekasi

Pendamping Sosial Kemensos RI bersama Pemerintah setempat menegaskan akan terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak warga tidak mampu, lansia, dan penyandang disabilitas, agar tidak ada lagi masyarakat yang terpinggirkan dan terlupakan di tanahnya sendiri.

 

Reporter Tim suara Cikarang

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles