Pebayuran, Bekasi – Suara Cikarang.com
Pengelolaan dana hibah kesejahteraan rakyat (Kesra) Kabupaten Bekasi kembali menuai sorotan. Kali ini, Pengurus PAUD Sedap Malam yang berlokasi di Kampung Teko RT 02/RW 02, Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, di bawah naungan Yayasan Al-Jabar, diduga tidak transparan dalam penggunaan anggaran hibah Kesra sebesar Rp200 juta.
Dana hibah bernilai fantastis tersebut kini menjadi perhatian serius para awak media. Saat salah satu awak media menyambangi kediaman pengurus PAUD Sedap Malam untuk mengonfirmasi peruntukan anggaran, muncul sejumlah kejanggalan yang memantik tanda tanya besar.
Pengurus PAUD Sedap Malam, Ibu Maemunah, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dana hibah Kesra tersebut telah digunakan untuk pembangunan kamar mandi, pembuatan aula, serta renovasi plafon PAUD.
“Anggaran hibah Kesra Kabupaten Bekasi sudah diserap dan digunakan untuk membuat kamar mandi, aula, serta merenovasi plafon PAUD,” ujar Ibu Maemunah singkat.
Namun pernyataan tersebut justru menimbulkan keraguan. Pasalnya, anggaran sebesar Rp200 juta dinilai tidak sebanding jika hanya direalisasikan untuk tiga item pembangunan tersebut. Awak media mempertanyakan secara kritis, ke mana sisa anggaran digunakan, serta apakah dana hibah Kesra yang sejatinya diperuntukkan bagi kesejahteraan benar-benar direalisasikan sesuai tujuan program.
Tak hanya itu, hingga kini tidak ada laporan terbuka atau rincian anggaran yang dapat diakses publik, sehingga memicu dugaan lemahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana hibah tersebut.
Para awak media secara tegas meminta kepada pengurus PAUD Sedap Malam dan pihak Yayasan Al-Jabar agar bersikap terbuka dan transparan, serta berani mempublikasikan rincian penggunaan dana hibah Kesra kepada publik demi menghindari polemik dan kecurigaan yang semakin meluas.
Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa pengelolaan dana hibah yang bersumber dari uang rakyat wajib diawasi secara ketat, agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan yang dapat mencoreng kepercayaan masyarakat.
Reporter Tim suara Cikarang Sugianto
Editor Enan ST




