3.7 C
New York
Kamis, Januari 15, 2026

Buy now

spot_img

Diduga Tak Transparan, Pengurus PAUD Sedap Malam Serap Dana Hibah Kesra Rp200 Juta

 

Pebayuran, Bekasi –  Suara Cikarang.com

Pengelolaan dana hibah kesejahteraan rakyat (Kesra) Kabupaten Bekasi kembali menuai sorotan. Kali ini, Pengurus PAUD Sedap Malam yang berlokasi di Kampung Teko RT 02/RW 02, Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, di bawah naungan Yayasan Al-Jabar, diduga tidak transparan dalam penggunaan anggaran hibah Kesra sebesar Rp200 juta.

Dana hibah bernilai fantastis tersebut kini menjadi perhatian serius para awak media. Saat salah satu awak media menyambangi kediaman pengurus PAUD Sedap Malam untuk mengonfirmasi peruntukan anggaran, muncul sejumlah kejanggalan yang memantik tanda tanya besar.

Berita Lainnya  Pemdes Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi gelar Musrembang Des tahun 2026 .

Pengurus PAUD Sedap Malam, Ibu Maemunah, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dana hibah Kesra tersebut telah digunakan untuk pembangunan kamar mandi, pembuatan aula, serta renovasi plafon PAUD.

“Anggaran hibah Kesra Kabupaten Bekasi sudah diserap dan digunakan untuk membuat kamar mandi, aula, serta merenovasi plafon PAUD,” ujar Ibu Maemunah singkat.

Namun pernyataan tersebut justru menimbulkan keraguan. Pasalnya, anggaran sebesar Rp200 juta dinilai tidak sebanding jika hanya direalisasikan untuk tiga item pembangunan tersebut. Awak media mempertanyakan secara kritis, ke mana sisa anggaran digunakan, serta apakah dana hibah Kesra yang sejatinya diperuntukkan bagi kesejahteraan benar-benar direalisasikan sesuai tujuan program.

Berita Lainnya  Kombes Pol Sumarni Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi, Gantikan Kombes Pol Mustofa

Tak hanya itu, hingga kini tidak ada laporan terbuka atau rincian anggaran yang dapat diakses publik, sehingga memicu dugaan lemahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana hibah tersebut.

Para awak media secara tegas meminta kepada pengurus PAUD Sedap Malam dan pihak Yayasan Al-Jabar agar bersikap terbuka dan transparan, serta berani mempublikasikan rincian penggunaan dana hibah Kesra kepada publik demi menghindari polemik dan kecurigaan yang semakin meluas.

Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa pengelolaan dana hibah yang bersumber dari uang rakyat wajib diawasi secara ketat, agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan yang dapat mencoreng kepercayaan masyarakat.

Berita Lainnya  Wisata menuju pantai pulau putri sangat kecewa, tidak menjaga kesalamatan pengunjung, Meski tiket masuk 20.000.

Reporter Tim suara Cikarang Sugianto

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles