Bekasi Suara Cikarang.com
Proyek kegiatan P3 TGAI yang di anggaran pemerintah lewat kementrian PURP dan balai besar wilayah sungai citarum yang program nya di usung partai kebangkitan bangsa dengan nilai hampir Rp 200 jutaan per titik kegiatan kini jadi bahan perbincangan di kalangan para ketua kelompok kegiatan P3A yang mana kegiatan tersebut masih dalam tahap pelaksanaan
Sedangkan hasil penelusuran awak media banyak kegiatan yang di kerjakan para ketua kelompok tidak sesuai dengan spesifikasi dan RAB dimana pihak konsultan yang di berikan tugas untuk mengawasi kegiatan tidak pernah ada di lokasi kegiatan dan PPK selalu pejabat pembuat komitmen dalam hal ini tidak pernah turun ke lokasi kegiatan hanya diam berpangku tangan tanpa ada kinerja yang serius di lapangan seakan masa bodoh apakah kegiatan P3A bagus atau tidak..?
Konsultan dan pejabat pembuat komitmen (PPK) tidak peduli dengan kegiatan p3A tersebut yang ada sedangkan beredar isu dan rumornya di lapangan ada dana kompensasi yang harus di setorkan ke dewan pusat partai kebangkitan bangsa melalui fasilitator dalam hal ini ketua kelompok P3A harus mengeluarkan kocek sebesar RP 20 juta kepada fasilitator dan informasi nya fasilitator di perintah oleh Dewan pusat untuk memuluskan proyek p3A tersebut.
Bahkan sudah ada pihak ketua kelompok P3A yang sudah menyerahkan uang kompensasi tersebut dengan dalih tidak akan dapat kegiatan lagi untuk ke depannya
Salah seorang ketua kelompok P3TGAI yang tidak mau menyebutkan namanya saat di mintai keterangan oleh awak media mengatakan sebenarnya kami ini keberatan dengan memberikan kompensasi sebesar itu sedangkan kegiatan aja belum selesai kami pikir kalau cuma sebatas uang lelah atau operasional mungkin kami kasih tapi terpaksa dengan berat hati dan sedikit kecewa kami berikan itu juga atas dasar kesepakatan rekan -rekan para ketua kelompok ucapnya
Dengan adanya kutipan dana tersebut ketua gerakan nasional pemberantasan tindak pidana korupsi (GN-PK) kabupaten bekasi bosari setia permana mengapresiasi atas hal tersebut dan kalau memang ada kejadian seperti itu dan ada dugaan pengutipan dana dari kegiatan P3A yang di lakukan fasilitator kami ketua GN-PK kabupaten bekasi akan melaporkan hal ini ke Kejaksaan agung Republik Indonesia tegasnya.
Sampai berita ini di terbitkan pihak fasilitator kegiatan P3A belum bisa di temui
Reporter Tim suara Cikarang




