1.7 C
New York
Rabu, Maret 4, 2026

Buy now

spot_img

Diduga Anak Buah Jantuk Sarjan Jual Tramadol dan Exsimer di Rumah Kontrakan Kp Utan Salak

 

Bekasi – Suara Cikarang.com

Peredaran obat keras jenis tramadol dan exsimer kembali meresahkan warga. Kali ini, penjualan obat terlarang tersebut diduga dilakukan oleh anak buah Jantuk Sarjan di sebuah rumah kontrakan yang berada di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kabupaten Bekasi.

Penjualan obat keras tramadol dan exsimer secara bebas tanpa izin.

Diduga dilakukan oleh anak buah Jantuk Sarjan. Warga setempat dan Ketua GANNA (Gerakan Nasional Anti Narkotika) turut memberikan keterangan.

Rumah kontrakan di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Mobil Proyek Masuk Area Terlarang Pertamina dan Terguling, Peringatan Kades Sukaasih Tak Digubris

Aktivitas tersebut diduga sudah berlangsung cukup lama dan masih berjalan hingga saat ini.

Lemahnya pengawasan serta dugaan pembiaran membuat peredaran obat keras ilegal ini terus terjadi dan meresahkan masyarakat.

Penjualan dilakukan secara tertutup dari dalam rumah, dengan pembeli silih berganti datang, termasuk diduga menyasar kalangan remaja.

Ketua GANNA menegaskan bahwa peredaran obat keras ilegal merupakan ancaman serius bagi generasi muda.

“Tramadol dan exsimer ini jelas obat keras yang harus dengan resep dokter. Jika dijual bebas, ini sudah masuk ranah pidana dan harus segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum,” tegas Ketua GANNA.

Berita Lainnya  Rektorat Unsika Akui Kekhilafan Staf Humas, IWOI Karawang Tegaskan Solidaritas Wartawan

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan aktivitas tersebut.

“Hampir setiap hari ada orang datang silih berganti. Kami khawatir ini merusak lingkungan dan anak-anak muda di sini,” ujarnya.

Warga berharap aparat kepolisian dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan serta penindakan tegas agar peredaran obat keras ilegal di wilayah Desa Kertamukti dapat dihentikan dan tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.

Reporter Tim suara Cikarang

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles