-4.3 C
New York
Jumat, Desember 5, 2025

Buy now

spot_img

BNN Provinsi Banten Teken Kerjasama dengan BRAIN Perkuat Pencegahan Narkoba

 

BantenĀ  Suara Cikarang.com

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menjalin kerja sama dengan organisasi BRAIN (Barisan Relawan Anti Narkoba Indonesia) dalam upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani No. 7, Bandaragung CiPocok, Banten, pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BNN Provinsi Banten Brigjen Drs. Rohmad Nursaid, M.Si, bersama Ketua Umum BRAIN, Putri Ayu Primputri Rakmhania Soerjamaatmadja, S.Hum., M.M.

Dalam sambutannya, Brigjen Rohmad Nursaid menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan masyarakat sipil.

Berita Lainnya  Polsek Cikarang Barat Gelar Jumat Berkah, Bagikan Paket Sembako untuk Driver Ojol

ā€œKami berharap melalui kerja sama dengan BRAIN, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat semakin masif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Pencegahan harus menjadi gerakan bersama,ā€ ujar Brigjen Rohmad.

Sementara itu, Ketua Umum BRAIN, Putri Ayu Primputri Rakmhania Soerjamaatmadja, S.Hum., M.M., menyambut baik kolaborasi tersebut.

ā€œKami berkomitmen untuk mendukung program-program BNN dalam edukasi dan kampanye anti narkoba. Generasi muda harus dilindungi dari bahaya narkotika dengan pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan,ā€ ungkap Putri Ayu.

Kerja sama ini mencakup kegiatan sosialisasi, edukasi, serta pembinaan masyarakat di wilayah Banten dalam rangka menekan angka penyalahgunaan narkoba. Diharapkan kolaborasi ini menjadi model kemitraan strategis antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).

Berita Lainnya  Reklamasi CPI Makasar diduga Tidak Memiliki ijin KKPRI

Reporter Tim suara Cikarang Erwin

Editor Enan ST

Bagikan Artikel
Artikulli paraprak
Artikulli tjetƫr
Salam Perubahan Jilid II Gelar Bakti Sosial, Warga Kampung Gandu Poncol Apresiasi Kabupaten Bekasi – Tanpa mengenal rasa lelah, tim Salam Perubahan jilid II, yang di pelopori oleh tokoh masyarakat, H. Heri Samsuri dan Hj. Desi Kurniati Malik, SH, pihaknya kini tengah melakukan gerakan sosial, Poging secara rutin dan sukarela/gratis bagi warga Desa Sukamulya yang direncanakan kegiatan tersebut di seluruh wilayah Desa Sukamulya, Rabu (5/11/2025) H. Heri Samsuri dan Hj. Desi Kurniati Malik, SH mengungkapkan, dirinya bersama Tim Salam Perubahan Jilid II Desa Sukamulya tergerak melakukan giat Poging secara sukarela/gratis mengantisipasi penyebaran wabah DBD untuk warga di wilayah Desa Sukamulya. Desi Kurniati Malik, SH, dirinya mengatakan bahwa penyebaran penyakit DBD dapat dicegah melalui kegiatan Poging yang dilakukan secara sukarela dan gratis bersama Tim Salam Perubahan Jilid II ini yang tengah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Lanjut Ia, ā€œKami bersama tim SALAM PERUBAHAN Jilid II berkomitmen akan terus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Sukamulya,ā€ ujar Desi Kurniati Malik, SH, saat diwawancarai awak media dikediamannya, pada Rabu 5/11/2025. Sementara itu, dilokasi kegiatan Poging, warga Desa Sukamulya antusias dengan kegiatan tersebut, apresiasi Ibu Apen, dirinya sangat mengapresiasi dan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Ibu Desi Kurniati Malik, SH. Kerena sudah menginisiasi melakukan kegiatan Poging secara sukarela/gratis dengan tujuan agar para warga terbebas dari DBD. ā€œKami warga Kampung Gandu Poncol mengucapkan terimakasih banyak kepada Ibu Desi Kurniati Malik atas kepeduliannya terhadap masyarakat Desa Sukamulya, dengan adanya giat poging secara gratis ini, kami warga Kampung Gandu jadi tidak begitu khawatir dengan penyebaran DBD, karena ada giat poging ini, dan kami akan selalu mendukung untuk perubahan Sukamulya Jilid II,ā€ Pungkasnya. Perlu diketahui, dampak penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) dapat sangat mematikan, salah satunya adalah menyebabkan perdarahan hebat dan syok yang dapat berujung pada kematian jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles