7 C
New York
Sabtu, Maret 14, 2026

Buy now

spot_img

Rehabilitasi SDN Sukamulya 01 Diduga Tanpa Cakar Ayam, Ketum FK SPB Mamur: “Harus Ada Audit Teknis!” —

 

Sukatani Suara Cikarang.com

Desa Sukamulya, Kab. Bekasi Proyek rehabilitasi bangunan SDN Sukamulya 01 menuai sorotan setelah muncul dugaan bahwa pembangunan pondasi tidak menggunakan sistem cakar ayam. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Sekolah Perkotaan dan Binaan (FK SPB) Mamur, Daeng, yang meminta pemerintah dan aparat terkait segera melakukan audit teknis terhadap pengerjaan proyek tersebut.

Proyek rehabilitasi SDN Sukamulya 01 saat ini tengah berlangsung dan menjadi perhatian publik karena munculnya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis. Salah satu temuan lapangan adalah pondasi bangunan yang diduga tidak menggunakan teknik cakar ayam, yang lazimnya menjadi standar dalam konstruksi gedung sekolah demi alasan keamanan dan ketahanan bangunan

Berita Lainnya  Relokasi Pasar Tumpah Cikarang Hanya Memindahkan Kemacetan, Plt Bupati Bekasi Belum Temukan Solusi Jitu

Ketua Umum FK SPB Mamur, Daeng, secara tegas menyatakan bahwa pembangunan sekolah harus mengedepankan kualitas dan keselamatan.

“Kami menduga kuat pondasi yang dibangun tidak menggunakan sistem cakar ayam. Jika benar, ini bisa membahayakan keselamatan siswa dan guru. Harus ada audit teknis dari pihak independen maupun dari dinas terkait,” ujar Daeng saat dikonfirmasi, Kamis (16/10).

Dugaan ini terjadi di lokasi proyek rehabilitasi SDN Sukamulya 01, yang berada di wilayah Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Bekasi

Proyek rehabilitasi diketahui mulai dilaksanakan pada triwulan ketiga tahun 2025, dan saat ini masih dalam proses pengerjaa

Berita Lainnya  Warga Jadi Korban Diduga Akibat Polisi Tidur di Kampung Pulokukun Desa Banjarsari

Bangunan sekolah adalah fasilitas publik yang digunakan oleh anak-anak dan tenaga pendidik setiap hari. Pembangunan yang tidak sesuai standar bisa berisiko terhadap keselamatan dan menjadi bentuk pemborosan anggaran negara. Kejelasan dan transparansi dalam proyek ini dianggap penting demi menjaga kepercayaan publik.

FK SPB mendesak agar pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang bersama inspektorat melakukan peninjauan ulang secara teknis di lapangan. Mereka juga meminta agar kontraktor proyek dimintai klarifikasi serta mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan jika ditemukan pelanggaran spesifikasi teknis.

Penulis Endang Sunardi

Editor Enan ST

Berita Lainnya  Bersurat Tak Kunjung Direspons Plt Bupati Bekasi, IWO INDONESIA Tebar Spanduk di Pusat Bekasi

 

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles