
RENGASDENGKLOK, KARAWANG SUARACIKARANG. COM — Proyek peningkatan jalan poros desa di Dusun Pacing Utara, RT 009/RW 003, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menuai sorotan tajam. Pemantauan di lapangan pada Selasa (4/8/2026) mengungkap dugaan pelanggaran serius terhadap standar teknis konstruksi serta pengabaian aspek keselamatan kerja yang meresahkan.
⚠️ Temuan Penyimpangan Teknis
Paling mencolok, rangka tulangan besi dipasang langsung menyentuh tanah tanpa penyangga atau ganjal beton. Hal ini menghilangkan lapisan selimut beton yang wajib ada untuk melindungi besi dari korosi dan menjamin kekuatan struktur jangka panjang — sebuah ketentuan mutlak menurut SNI beton bertulang.
Selain itu:
– Dasar galian tidak dipadati dan tidak rata, berupa tanah lembek tanpa lapisan lantai kerja (lean concrete) sebagai fondasi awal.
– Diduga ada penggunaan kapur untuk pengerasan tanah, yang diragukan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis kontrak.
– Ketebalan lapisan dan metode pengerjaan pun diragukan tidak sesuai ketentuan.abaikan, Rambu Tak Ada
Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pun diduga diabaikan. Pekerja terlihat tidak menggunakan APD lengkap, area proyek terbuka lebar tanpa pembatas maupun rambu pengaman, membahayakan pekerja sekaligus warga yang lewatapan di Lapangan Tak Memberi Jawaban Jelas
Saat disinggung, pelaksana lapangan berinisial “Y” beralasan normatif tanpa menjawab persoalan teknis. Pengawas pun mengakui adanya keterbatasan peralatan dan material yang menghambat pekerjaan — tanda lemahnya perencanaan sejak awal. Audit & Sanksi Tegas
Pekerjaan yang didanai anggaran publik ini jelas melanggar standar teknis dan ketentuan pengadaan. Publik mendesak Inspektorat, Dinas PUPR, dan aparat penegak hukum segera turun melakukan audit menyeluruh. Jika terbukti menyimpang, sanksi tegas wajib dijatuhkan.
Jalan poros desa seharusnya menunjang kesejahteraan warga. Namun jika dibangun asal-asalan tanpa standar, yang lahir bukanlah infrastruktur bermanfaat, melainkan bom waktu yang merugikan rakyat.
Redaksi jay




