-1.7 C
New York
Selasa, Maret 3, 2026

Buy now

spot_img

Warga Di Kecamatan Muaragembong Terendam Banjir

 

Kabupaten Bekasi, Suara Cikarang, Com

Dalam lima hari terakhir ketinggian air terus meningkat di Pantai Bahagia disebabkan oleh banjir rob dari Laut Jawa serta luapan Sungai Citarum yang tidak mampu tertahan karena ketiadaan tanggul pengaman hingga meluap ke permukiman warga.

Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, mengatakan,” air mulai naik sejak (Kamis, 4/12/2025) lalu dan semakin parah pada (Sabtu 06/12/2025) siang diwilayahnya yakni Dusun Muara Bendera, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong ketinggian banjir bervariasi mulai dari 60 sentimeter hingga 1 meter.” Tuturnya

Berita Lainnya  Satu Minggu Berlalu, Hasil Audit BUMD Bekasi Masih "Gelap", IWO Indonesia Pertanyakan Komitmen Plt Bupati Bekasi

“kalau hari Jumat masih sekitar 60 sentimeter, sekarang sudah naik sampai satu meter.”ujar Qurtubi.

Ia juga mengungkapkan, bantaran Sungai Citarum yang tidak memiliki tanggul diwilayah tersebut memperparah ketinggian air, pasalnya setiap kali debit air meningkat pemukiman warga langsung terendam banjir.

“Kami berharap kepada pemerintah, dalam hal ini BWSC, membangun tanggul yang berada di sisi sungai Citarum karena sama sekali di sini tidak ada tanggul.” Ujarnya

Menurutnya, ratusan rumah warga yang berada disepanjang sungai Citarum saat ini sudah terendam. Banjir juga berdampak pada aktivitas warga, karena jalan utama sudah tidak dapat dilalui kendaraan bermotor, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga kini mengandalkan perahu sebagai sarana transportasi.

Berita Lainnya  Tak Punya Ongkos Untuk Ke Polsek: Polisi Jemput Korban Penipuan Online Lewat Call Center 110

“Jalan sudah tidak bisa dilewati motor maupun mobil. Jadi kami pakai perahu agar tetap bisa beraktivitas,” ujarnya.

Berdasarkan data pemerintah Kecamatan Muaragembong, sebanyak 3.200 kepala keluarga atau sekitar 15 ribu jiwa terdampak banjir di Kecamatan Muaragembong, sedikitnya ada 4 desa yang berada pada kondisi siaga karena masih berpotensi terendam lebih parah bila intensitas hujan meningkat dan rob kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan jangka panjang, terutama pembangunan tanggul untuk melindungi kawasan pesisir dan bantaran sungai. Meski Begitu, hingga saat ini, warga memilih bertahan di rumah masing-masing meski genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Berita Lainnya  Satpol PP Kecamatan Sukatani Akan Layangkan Surat ke PT JNT Terkait Dugaan Tak Berizin

Reporter Tim suara Cikarang Nahidin Wijaya

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles