1.3 C
New York
Selasa, Maret 3, 2026

Buy now

spot_img

Warga Desa Kedungwaringin Antusias Hadiri Gebyar HUT RI ke-80 dan Hajat Bumi Mbah Uyut Kembang

 

BEKASIĀ  Suara Cikarang.com

Suasana meriah menyelimuti Desa Kedungwaringin saat ribuan warga tumpah ruah menghadiri acara Gebyar HUT RI ke-80 yang dirangkaikan dengan tradisi adat Hajat Bumi Mbah Uyut Kembang, pada Kamis (28/08).

Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan tampak memenuhi area balai desa dan lapangan utama. Beragam kegiatan digelar, mulai dari karnaval budaya, pentas seni, lomba tradisional, hingga doa bersama sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia dan keberkahan hasil bumi.

Kepala Desa Kedungwaringin, Hj. Tita Komala, Spd, I, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat.

Berita Lainnya  IWOI Gelar Konvoi Berbagi Takjil di Karawang, Didahului Permintaan Maaf Pihak Unsika

Acara ini bukan sekadar perayaan ulang tahun kemerdekaan, tetapi juga wujud kebersamaan kita dalam melestarikan tradisi leluhur melalui Hajat Bumi Mbah Uyut Kembang. Semoga desa kita senantiasa diberi keberkahan dan semakin maju,” ujarnya.

Tradisi Hajat Bumi Mbah Uyut Kembang sendiri sudah menjadi agenda tahunan yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam ritualnya, warga membawa berbagai hasil bumi, tumpeng, serta kesenian lokal sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Warga pun tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. “Kami senang sekali bisa merayakan kemerdekaan sekaligus menjaga tradisi. Acara seperti ini membuat warga semakin guyub dan rukun,” ungkap Siti, salah seorang warga yang hadir.

Berita Lainnya  Polsek Cikarang Timur Ungkap Peredaran Obat Daftar G, Dua Pelaku Diamankan

Puncak acara ditutup dengan pesta rakyat, pembagian hadiah lomba, serta pertunjukan wayang kulit yang menghadirkan dalang ternama dari wilayah setempat.

Dengan semangat kebersamaan, perayaan HUT RI ke-80 dan Hajat Bumi Mbah Uyut Kembang di Desa Kedungwaringin tahun ini diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur. (Riki)

Penulis Yanto

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles