10.2 C
New York
Sabtu, April 11, 2026

Buy now

spot_img

Takut Ditagih Hutang, Diduga Oknum Kepsek SDN Karang Anyar 02 Kecamatan Karang Bahagia Bekasi Tidak Pernah Masuk Kantor

Bekasi, Suaracikarang.com — Seorang oknum kepala sekolah dasar di SDN Karang Anyar 02, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, dilaporkan tidak masuk kerja selama hampir dua pekan.

Kondisi tersebut terpantau oleh awak media saat melakukan penelusuran untuk mengonfirmasi informasi terkait dugaan permasalahan yang bersangkutan.

Berdasarkan keterangan sejumlah guru yang enggan disebutkan namanya, kepala sekolah tersebut terakhir terlihat hadir saat kegiatan halal bihalal antara siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan.

“Terakhir datang waktu halal bihalal, setelah itu tidak terlihat lagi di sekolah,” ujar salah satu sumber.

Berita Lainnya  Direktur LBH ARJUNA Meminta Polres Metro Bekasi, Segera Tangkap Pemilik Akun Terduga "Fitnah Dan Penyerang" Martabat Plt Bupati Bekasi dr, Asep Surya Atmaja.

Sumber lain menyebutkan bahwa sebelumnya yang bersangkutan sempat beralasan memiliki kegiatan di Cirebon. Kemudian, pada pekan ini, ia mengaku mengikuti workshop kurikulum yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi pada 6–7 April 2026.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, peserta workshop dari wilayah Kecamatan Karang Bahagia hanya berasal dari dua sekolah, yakni SDN Karang Setia 02 dan SDN Karang Mukti 02.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa alasan yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta. Selain itu, beredar pula informasi bahwa yang bersangkutan diduga menghindari pihak tertentu terkait persoalan utang.

Berita Lainnya  Rakor di Karawang, APDESI Jabar Sepakat Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media melalui bendahara sekolah dengan mengirimkan pesan singkat kepada kepala sekolah yang bersangkutan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan.

Sementara itu, berdasarkan informasi lain, yang bersangkutan disebut sedang berada di luar daerah dengan alasan mengurus keperluan pribadi.

Atas kejadian ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi diharapkan dapat segera melakukan klarifikasi serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi.

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles