4.9 C
New York
Minggu, Maret 1, 2026

Buy now

spot_img

Saksi Hidup Zaman Baju Karung 1942, Abah Hadi Berharap Perhatian Lebih dari Pemkab Bekasi

Saksi Hidup Zaman Baju Karung 1942, Abah Hadi Berharap Perhatian Lebih dari Pemkab Bekasi

Bekasi Suara Cikarang.com

Abah Hadi, seorang lanjut usia yang tinggal di Kampung Pangasinan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi hidup masa kelam bangsa Indonesia. Ia mengaku pernah merasakan langsung kerasnya kehidupan pada tahun 1942, saat keterbatasan sandang memaksanya memakai baju dari karung goni.

“Tahun 1942 itu susah sekali. Pakaian susah, saya sampai pakai baju dari karung. Mau makan juga serba kekurangan,” tutur Abah Hadi mengenang masa penjajahan.

Berita Lainnya  Rektorat Unsika Akui Kekhilafan Staf Humas, IWOI Karawang Tegaskan Solidaritas Wartawan

Kini, di usia senjanya, Abah Hadi hidup sederhana dan masih bergelut dengan keterbatasan ekonomi. Meski bersyukur telah menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari BAZNAS Kabupaten Bekasi, ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti sampai di situ.

Abah Hadi menilai bantuan Rutilahu sangat berarti karena memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Namun untuk kebutuhan hidup sehari-hari, ia masih membutuhkan dukungan berkelanjutan, terutama sebagai warga lanjut usia.

“Rumah sudah dibantu, saya bersyukur. Tapi untuk makan dan kebutuhan sehari-hari, saya masih berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya lirih.

Berita Lainnya  Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) ,DLH, Aparatur Desa dan Masyarakat Bersih-Bersih, Wujudkan Lingkungan yang bersih dan sehat

Abah Hadi berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya, dapat memberikan perhatian lebih kepada warga lansia seperti dirinya agar dapat menjalani hari-hari dengan lebih layak dan bermartabat.

Kisah hidup Abah Hadi menjadi pengingat bahwa masih ada saksi sejarah bangsa yang membutuhkan kehadiran negara secara nyata, bukan hanya sebagai simbol, tetapi melalui kepedulian yang berkelanjutan.

Reporter Tim suara Cikarang

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles