Suaracikarang.com || Bekasi-
Kondisi ruang kelas di SD Negeri Muara Bakti 01, Kabupaten Bekasi, dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi I, Ibnuh Hajar, berjanji akan memprioritaskan pembangunan gedung sekolah tersebut dan mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi untuk segera mengalokasikan anggaran pembangunan pada tahun ini.
Ibnuh Hajar menegaskan bahwa kondisi sekolah yang rusak tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan serta kenyamanan siswa dan tenaga pendidik.
“Kami meminta pemerintah daerah bertindak cepat agar proses pendidikan dapat berlangsung dengan aman dan layak, “ujarnya.
Keterangan mengejutkan datang dari pihak sekolah yang mengungkapkan bahwa pengajuan pembangunan gedung SD Negeri Muara Bakti 01 telah dilakukan sejak tahun 2022, tepatnya sejak Dani Ramdan menjabat sebagai Pejabat (Pj) Bupati Bekasi. Namun hingga kini, usulan tersebut tak kunjung terealisasi.
“Sejak tahun 2022 kami sudah mengajukan pembangunan gedung, tapi selalu hilang. Terakhir pada tahun 2025 kemarin sudah dilakukan pengukuran, namun malah tidak jadi dikerjakan, “ujar perwakilan pihak sekolah dengan nada penuh kekecewaan.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pihak sekolah sempat menolak anggaran swakelola dari pemerintah pusat karena telah dijanjikan pembangunan gedung oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Namun harapan tersebut kembali pupus.
“Kami berharap ketika ada pihak yang mengukur lokasi sekolah, pembangunan segera dilakukan. Nyatanya tidak ada juga. Swakelola tidak diambil, bangunan dari pemerintah daerah pun hilang, “ungkapnya.
Berdasarkan pantauan media, gedung SD Negeri Muara Bakti 01 yang kondisinya sudah tidak layak masih tetap digunakan untuk KBM. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan guru, siswa, dan orang tua murid, mengingat keterbatasan ruang kelas serta potensi risiko keselamatan, sementara tidak ada gedung lain yang dapat digunakan untuk menampung siswa.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar pembangunan sekolah dapat segera direalisasikan demi menjamin hak siswa atas pendidikan yang aman dan layak.
Reporter Tim suara Cikarang Pajri
Editor Enan ST




