Karang Rahayu, Bekasi — Suara Cikarang.com
Pengelolaan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) di Desa Karang Rahayu kembali menjadi sorotan. Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Karang Rahayu, Karya, diduga memainkan anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan pembangunan jalan lingkungan. Dugaan ini mencuat setelah warga dan Panglima Garda Pasundan, Sondi, menyoroti kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pembangunan jalan lingkungan yang diklaim telah menggunakan anggaran Banprov tidak menunjukkan hasil sesuai yang dijanjikan.
“Kami melihat jalan yang dikerjakan asal-asalan. Bahkan ada bagian yang tidak dikerjakan sama sekali, tapi anggarannya kabarnya sudah dicairkan. Sangat janggal,” ujarnya.
Panglima Garda Pasundan, Sondi, turut menegaskan bahwa dugaan penyimpangan ini harus segera ditangani oleh aparat terkait.

“Kami meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum turun memeriksa penggunaan anggaran Banprov di Karang Rahayu. Ini bukan uang pribadi, ini uang rakyat. Jika benar ada permainan, harus diproses,” tegasnya.
Dari penelusuran di lapangan, beberapa titik jalan lingkungan yang seharusnya diperbaiki masih tampak rusak, sementara papan informasi kegiatan tidak ditemukan. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa program tersebut tidak dilaksanakan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak desa belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan permainan anggaran tersebut.
Reporter Tim suara Cikarang




