Bekasi Suara Cikarang.com
Proyek saluran air Drainase yang berlokasi di kampung bleker,Desa Waringin jaya Kecamatan Kedung Waringin.Kabupaten Bekasi, yang diduga dikerjakan asal jadi, Pasalnya’dalam pengerjaannya, batu kalinya hanya ditancapkan saja ke Tanah dan dasarnya tidak pakai adukan pasir terlebih dahulu.
Proyek pembangunan Drainase saluran Air di Kampung bleker, tersebut di duga di kerjakan tidak sesuai spesifikasi, sebab hal itu karena pekerjaan pembangunan Drainase di duga tidak ada proses penggalian tanah terlebih dahulu untuk dasar pondasinya.
Selain disinyalir pekerjaannya tidak sesuai speak atau Rencana Anggaran Belanja (RAB), bangunan fisiknya dikerjakan oleh pihak ketiga dengan sistem borong, selain itu dilokasi kegiatan yang sudah berjalan namun belum terlihat papan informasi kegiatan dilokasi dan para pekerja pun tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) semacam sepatu but, helm, rompi dan yang lainnya. Selasa (02/07/2025).
Salah satu warga yang tidak disebutkan namanya dimintai keterangan nya masalah pekerjaan tersebut mengatakan, saat saya melihat ke lokasi proyek, pekerjaan proyek tersebut sangat memprihatinkan.
“Prihatin karena kondisi volume ketinggiannya sangat minim sekali diperkirakan tinggi nya diduga cuman sejengkal jari ini , untuk pondasinya tidak digali dan pemasangan batunya hanya di susun, diletakan cuma ditancapkan begitu saja”, ucapnya
Lanjut warga, begitu juga dengan adukan pasir dan semen kurang masuk ke sela–sela batu sedangkan untuk pemasangan batu itu seharusnya lebih diperhatikan lagi karena bila nanti kondisi air banjir bisa terjadi kerapuhan pada bangunan saluran air tesebut.
“Saya juga sangat meragukan kegiatan pembangunan saluran Air tersebut ini tidak bisa bertahan lama, karena sudah terlihat dari kualitas awal pekerjaannya asal jadi”, jelasnya.
Pembangunan lening yang di duga di kerjakan tidak sesuai spesifikasi sudah barang tentu akan mengurangi kekuatan dalam kualitas, Ini jelas-jelas akan merugikan masyarakat sebab pembangunan lening yang di duga tidak pakai pondasi akan cepat rusak akibat dasar nya yang tidak kokoh
dan berlubang karena kurangnya adukan kedalam sela-sela batu, pengawas harus Benar-benar mengawasi pekerjaan tersebut jangan-jangan ada main dengan Pemborong( kongkalingkong) seharusnya ditegur dan diarahkan pihak pemborong pekerjaan agar pekerjaan nya sesuai apa yang sudah tertuang di dalam (RAB).
Sampai berita ini ditayangkan belum ada dari pihak terkait atau Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang bisa dihubungi Pungkasnya’
Penulis Umpa
Editor Enan ST




