3.3 C
New York
Rabu, Maret 4, 2026

Buy now

spot_img

Proyek jembatan Kapuk Di Desa Banjarsari Kecamatan Sukatani Di Duga Memakai Batu Bata Bekas Pondasi Kloneng 

 

Bekasi Suara Cikarang.com

Proyek program Pembuatan Jembatan yang berlokasi di Desa Banjarsari Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Dalam pelaksanaan nya menggunakan material batu bata bekas.

Pantauan awak media di lokasi kegiatan proyek Jembatan tersebut, diketahui dalam pelaksanaan pekerjaannya disinyalir tidak memakai batu bata baru melainkan memakai batu bata bekas, dan yang akan berdampak kurang maksimal mutu dan kualitas pembangunan Jembatan.

Sehingga mengurangi kualitas bangunan kurang maksimal dan bisa mengakibatkan bangunan tersebut mudah keropos dan tidak bertahan lama.

Bahkan dalam proyek Jembatan tersebut banyak material bekas bangunan lama seperti Batu Bata yang tidak terpakai kembali Kita Manfaatkan oleh rekanan, hal ini akan menguntungkan pihak rekanan dengan mengurangi belanja material Batu Bata

Berita Lainnya  Wujud Kepedulian Tempat Ibadah, Polri-TNI Bersihkan Masjid di Telaga Asih

Sementara itu, salah satu pekerja mengatakan, bahwa dirinya baru bekerja selama dua hari, kata dia, untuk sisa bangunan yang lama Sayang Klw tidak di pakai, hanya Buat pondasi kloneng .

“Saya baru dua hari kerja, ya kalau batu Bekas cuma Sedikit doang bang ini mah,”kata salah satu pekerja.

Diketahui, proyek pembuatan Jembatan yang bersumber anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025

Ditempat terpisah Kepala Kuli menjelaskan bahwa untuk batu bata itu uda sesuai pengajuan ada juga yang baru.

Berita Lainnya  Pengembang Perumahan Villa Kencana Penuhi Tuntutan Warga

Dia mengatakan, kalau untuk Alat Pelindung Diri (APD) untuk keselamatan kerja itu sebenarnya ada, tetapi tidak di pake oleh para pekerja.

“Ada sebenarnya bang, cuman pada gak di pake,”sambungnya

Hal ini terjadi diduga akibat lemahnya pengawasan dari pihak terkait, diantaranya pengawas dengan Konsultan, yang seharusnya selalu aktif pada saat tahapan pekerjaan.

Saat Awak media Kompirmasi melalui telpon WhatsApp Kepada Pengawas” Mengatakan’ saya tidak tau bang blamana proyek Jembatan yang di kerjakan” ya Uda nanti saya kroscek Kelapangan, Terimakasih bang informasinya’ pungkas Erik selaku pengawas

Berita Lainnya  𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 , Pemuda Pancasila Kawal Aduan Pedagang

Hingga berita ini diterbitkan pengawas dan konsultan belum dapet di temui

(Red)

Editor Enan ST

Bagikan Artikel

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles