Kabupaten Bekasi, Suaracikarang.com – Kepala Desa Ciapayung ,Kecamatan Cikarang Timur H. Ajan tidak akan kembali bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Secara mengejutkan, sosok pemimpin yang dikenal merakyat ini menyatakan sikap bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali untuk periode 2026-2034.
Kepastian ini didapat langsung oleh awak media melalui sambungan telepon seluler pada (Senin, 25/5/2026). Langkah ini sekaligus menepis berbagai isu yang sempat beredar di tengah masyarakat mengenai masa depan kepemimpinan di Desa Cipayung.
Pilih Istirahat dan Sampaikan Permohonan Maaf
Dalam pernyataan resminya, H. Ajan mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak maju lagi didasari atas keinginan pribadi untuk beristirahat setelah mendedikasikan waktu dan tenaganya selama satu periode penuh memimpin Desa Cipayung, Tuturnya”.
Dengan nada rendah hati, beliau juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat jika terdapat kekhilafan selama dirinya mengemban amanah sebagai kepala desa.
“Saya memilih untuk istirahat. Dalam kesempatan ini, saya juga meminta maaf yang sebesar-besarnya bilamana ada kesalahan, kekurangan, atau kekhilafan selama saya menjabat satu periode ini,” Ujarnya
Lebih lanjut, H. Ajan menegaskan bahwa keputusan ini juga diambil demi memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan di Desa Cipayung. Ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja warga Cipayung yang memiliki visi besar untuk memajukan desa.
“Saya memberikan kesempatan kepada seluruh warga Cipayung yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala desa. Siapapun orangnya, yang paling penting adalah berkomitmen untuk mensejahterakan warga dan memajukan Desa Cipayung ke depan,” tambahnya.
Kinerja Diacungi Jempol, Warga Merasa Kehilangan
Mundurnya H. Ajan dari bursa Pilkades mendatang menyisakan rasa haru sekaligus disayangkan oleh banyak pihak. Bukan tanpa alasan, rekam jejak dan kinerja H. Ajan selama satu periode memimpin Desa Cipayung dinilai sangat gemilang dan patut diacungi jempol.
Di bawah kepemimpinannya, pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa sekat. H. Ajan dikenal sebagai sosok pemimpin yang tidak pernah pandang bulu atau pilih kasih dalam membantu warga. Bagi beliau, seluruh masyarakat Cipayung adalah saudara yang wajib diayomi.
Berbagai komentar bernada penyesalan pun datang dari warga setempat yang menyayangkan keputusan tersebut. Banyak yang merasa kehilangan sosok pemimpin yang begitu melekat di hati masyarakat.
“Beliau itu orangnya sangat baik dan sangat merakyat. Jujur, kami sebagai warga sangat menyayangkan kalau beliau tidak maju lagi untuk periode 2026-2034. Sangat jarang ada pemimpin seikhlas beliau yang menganggap semua warga seperti saudara sendiri,” ungkap salah seorang warga Cipayung dengan nada berat.
Dengan pernyataan resmi ini, peta politik dan bursa calon pemimpin di Desa Cipayung dipastikan akan berjalan dinamis. Namun, satu hal yang pasti, dedikasi dan legacy kebaikan yang ditinggalkan H. Ajan selama satu periode menjabat akan selalu membekas di hati warga Cipayung.
Nahidin




