Kabupaten Bekasi — Suara Cikarang.com
Dugaan praktik percaloan di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mengeluhkan adanya oknum yang diduga menjadi calo dalam pengurusan berbagai layanan perhubungan, seperti uji KIR kendaraan, perizinan angkutan, hingga administrasi lainnya.
Menurut keterangan beberapa warga, keberadaan calo tersebut kerap menawarkan jasa dengan imbalan sejumlah uang agar proses pengurusan menjadi lebih cepat. Hal ini dinilai merugikan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip pelayanan publik yang transparan dan bebas pungutan liar.

“Kalau tidak lewat calo, katanya proses bisa lama. Tapi kalau bayar lebih, urusan cepat selesai,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan dugaan praktik percaloan tersebut. Pengawasan internal serta penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai perlu dilakukan guna mengembalikan kepercayaan publik terhadap pelayanan di Dishub Kabupaten Bekasi.

Selain itu, warga juga meminta agar sistem pelayanan diperbaiki dan dipermudah, sehingga tidak memberi celah bagi pihak-pihak yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan maraknya calo tersebut.
Reporter Tim suara Cikarang Sugianto
Editor Enan ST




