
โCIKARANG UTARA Suara Cikarang.com
โOrganisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (PP) mengawal pengaduan para pedagang terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Pasar Tumpah, Cikarang Utara. Aduan tersebut disampaikan langsung kepada Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, S.H., M.H.,
โpada hari ini, Minggu, 22 Febuari 2025 Perwakilan Pemuda Pancasila menyampaikan apresiasi atas pengawalan yang diberikan kepada pedagang sehingga mereka dapat menyampaikan keluhan secara langsung kepada aparat penegak hukum. Mereka berharap Kapolsek Cikarang Utara dapat turun tangan menindaklanjuti laporan terkait dugaan pengurusan liar yang dinilai meresahkan.
โโBesar harapan pedagang agar Kapolsek bisa mendatangkan diri dan menindaklanjuti adanya dugaan pengurusan-pengurusan liar. Pedagang merasa diintimidasi dan diminta sejumlah uang yang dinilai terlalu besar,โ ujar perwakilan Pemuda Pancasila.
โโMenurut keterangan pedagang, pungutan yang diminta disebut diduga mencapai Rp55 ribu. Mereka mengaku keberatan dengan besaran tersebut, terlebih sebagian pedagang baru saja dipindahkan dan tengah merintis kembali usahanya di lokasi pasar tumpah.
โโSemuanya pungutan habis diduga Rp55 ribu. Sampai saat ini kami keberatan. Apalagi kami baru dagang, baru dipindahkan dan merintis lagi,โ ujar salah satu pedagang
โDugaan pungli ini disebut terjadi di area Pasar Tumpah Cikarang Utara dan dilakukan terhadap sejumlah pedagang. Namun, belum dijelaskan secara rinci seberapa sering pungutan tersebut dilakukan.
โPemuda Pancasila menegaskan kehadiran mereka semata-mata untuk membantu dan mengarahkan pedagang agar menempuh jalur hukum yang berlaku. โKami hanya membantu, meluruskan, dan membackup para pedagang yang sudah berjalan di pasar tumpah. Selanjutnya, pernyataan lebih lanjut akan disampaikan langsung oleh para pedagang,โ tegasnya.
โPara pedagang berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi pedagang kecil dan memastikan kebijakan yang diterapkan tidak memberatkan. โHarapan kami pemerintah lebih sesuai dan lebih mempedulikan pedagang kecil supaya tidak terlalu besar pungutannya,โ ujar pedagang.
โReporter Suara Cikarang ๐ป๐๐๐๐ mba marong
Editor Enan ST




