Konspirasi Dua Kali Gelar Aksi, Pemkab Bekasi Tetap Tak Bergeming

  • Whatsapp
banner 468x60

BEKASI – Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Konsorsium Pemuda dan Rakyat Bekasi (KONSPIRASI) menggelar aksi unjuk untuk yang kedua kalinya.

Aksi di lakukan di komplek gedung kantor pemerintahan daerah Kabupaten Bekasi pada Rabu (4/11/2020), Dengan membentangkan spanduk bertuliskan ” Soal SK DIRUT PDAM, Bupati ‘Jangan Mandi di Air Keruh” “. Massa aksi menuntut pembatalan SK Bupati Nomor : 200/Kep.332-Admerk/2020 tentang penugasan kembali Direktur Utama Perusahaan Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi masa jabatan periode 2020-2024.

Massa aksi juga meminta Kepala Bagian Ekonomi dan Kepala Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi untuk memberikan keterangan informasi publik terkait Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) dan Water Treatment Plant ( WTP ) Swasta.

Kepada awak media, Koordinator Aksi dari KOSNPIRASI, Ifki menyampaikan kekecewaannya terhadap Kepala Bagian Kerja sama dan Kepala Bagian Ekonomi yang tidak punya itikad baik untuk menemui pendemo untuk menjelaskan adanya dugaan Kapitalisasi air oleh Perusahaan Swasta.

” Kami berharap ada keterbukaan dari Kabag kerjasama dan Kabag ekonomi, atas adanya beberapa perusahaan swasta yang berinvestasi di PDAM dan beberapa WTP swasta yang di sinyalir menjual air langsung ke Pelanggan, dan sistem keuntungan untuk Pemkab apa?, Ujar Ifki.

“Sebab ini investasi atas Air yang mengalir di tanah Bekasi dan warga pelanggan bayar atas air tersebut” tambahnya lagi.

Ditempat yang sama, Marsin yang juga peserta aksi, menduga adanya pembiaran oleh Bagian kerjasama dan Bagian Ekonomi atas adanya pelanggaran yang dilakukan oleh WTP Swasta.

“Kami akan terus menyoroti atas dugaan kelalaian pengawasan Pemkab Bekasi,” tegasnya.

“Sesuai amanah undang undang dasar, air tanah dan kekayaan alam yang ada di dalamnya dikuasai negara. Ini malah swasta dibiarkan begitu saja menjual air kita ke pelanggan. Atau pengawasnya memang sudah main mata ?,” tandas Marsin lagi.

Sampai berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Pemerintahan Kabupaten Bekasi. ( ENAN/NN)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *