Tanpa Papan Proyek dan K3, proyek Normalisasi milik CV Lima Tujuh Diduga Kangkangi PPTK

  • Whatsapp
banner 468x60

Tanpa Papan Proyek dan K3, proyek Normalisasi milik CV Lima Tujuh Diduga Kangkangi PPTK

Kabupaten Bekasi-Suaracikarang.com

Proyek pengerjaan normalisasi yang berada di RT 009/007, Kampung Paparean Pasir, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi diduga proyek tidak bertuan. Pasalnya, dari informasi yang didapat di lokasi pengerjaan proyek tersebut tidak terlihat adanya papan proyek yang memaparkan tentang berapa pagu anggaran, panjang, lebar, serta CV apa yang sebagai pemenang kegiatan tersebut.

Bukan hanya kegiatan di Pasir Tanjung saja. kegiatan normalisasi yang menggunakan alat berat di wilayah Kampung Pulo Besar, Desa Karang Satu, Kecamatan Karangbahagia juga tidak ada papan informasi, bahkan cenderung membahayakan pengguna jalan yang melintas dikarenakan tidak adanya K3.

Berdasarkan informasi dari Website ULP Kabupaten Bekasi, dua kegiatan yang berbeda alamat dengan tidak ada papan proyek tersebut bernama CV yang sama yaitu CV Lima Tujuh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bahyudin selaku ketua LSM Kampak Mas RI Kabupaten Bekasi. Menurutnya, adanya kegiatan normalisasi yang menggunakan alat berat apa lagi di lokasi jalan umum harus ada rambu rambu yang dipasang, Dan juga pekerjaan tanpa ada papan proyek sudah jelas melanggar peraturan dan perundang-undangan tentang K3 dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP), ucap Bahyudin.

Bahyudin melanjutkan “Ini proyek kegiatan pengerjaannya mengganggu lalu lintas umum, harusnya ada rambu rambu yang dipasang itu sudah ada anggarannya, Dan juga papan nama kegiatan tidak di pasang, jelas ini menyembunyikan informasi Publik, masyarakat jadi tidak tau darimana??,  berapa pagu anggarannya??.. ,dan siapa yang ngerjainnya juga nggak jelas, karena nggak ada papan proyeknya,” ungkap Bahyudin saat memberikan stetment nya  via selulernya Kamis (29/10/2020).

Bahyudin juga menjelaskan kalau kegiatan sudah dikerjakan dan informasinya tidak jelas,  bahkan di lokasi kegiatan tidak ada pengawasan dari dari PPTK, Pengawas Dinas terkait maupun pengawas konsultan mestinya pelaksana kegiatan tidak mengerjakannya.

Melihat fakta  di lapangan, dirinya ( Bahyudin -red) menegaskan,  akan menyurati Dinas terkait karena menurutnya, selain melanggar UU dan peraturan tentang K3 juga pentingnya papan proyek, ia juga menyinggung tentang lemahnya Pengawasan Dinas Pemda Kabupaten Bekasi.

“Tidak adanya penjelasan mengenai kegiatan yang sedang berjalan ini saya menegaskan agar Dinas terkait segera melakukan tindakan tegas, kalo Dinas terkait tutup mata saya akan laporkan kepenegak hukum, supaya kedepannya pihak Dinas dan Penyedia tidak menganggap remeh Peraturan dan Perundang undangan yang berlaku sehingga pekerjaan akan lebih baik”, beber Ketua LSM Kampak Mas RI  Kabupaten Bekasi.

Menyikapi hal tersebut Awak media Suara Cikarang.com mencoba menghubungi PPTK PSDA guna meminta tanggapan terkait dua kegiatan yang tanpa ada papan proyek bahkan tidak ada K3.

Agung selaku PPTK Kabupaten Bekasi mengatakan “Papan nama sudah saya arahkan sejak awal dan akan segera dipasang secepatnya. Dan untuk K3 juga sudah saya perintahkan agar dipakai termasuk maskernya,” ucap Agung PPTK saat  dihubungi dan dikonfirmasi via WhatsApp.

Ketika ditanya bila pihak kontraktor ataupun pelaksana tidak mengindahkan arahan dari PPTK apa yang akan dilakukan??, menurutnya pasti akan di tegur. “Tegur kembali, pasti saya tegur kembali pak,” ujsrnya..(wnd/ SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *