Kali Batong Segera Di Normalisasi, Desa Sukaraya No 2 Lokus Stunting Di Kabupaten Bekasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Kali Batong Segera Di Normalisasi, Desa Sukaraya No 2 Lokus Stunting Di Kabupaten Bekasi

Karangbahagia,Kabupaten Bekasi
Suaracikarang.com

Sebanyak 23 desa di wilayah Kabupaten Bekasi masuk kedalam lokasi penanganan gizi buruk (locus stunting) pada tahun 2020, termasuk Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia.yang berada di uruta 2 sekabupaten bekasi masuk Lokus Stunting.

Kaur Pemerintahan Desa Sukaraya, Tatan Rustandi mengatakan,kepada awak media Senin 19/10/2020 di ruang kerjanya, bahwasanya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi sudah meminta kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk ikut andil dan berkonstribusi dalam rangka pencegahan stunting di desa locus stunting sesuai dengan bidangnya masing-masing, ucap Tatan.

Lebih lanjut Tatan menjelaskan “Jadi dari setiap empat kelahiran itu dimungkinkan terjadi satu stunting, Bukan berarti disini ada stunting. Artinya potensi stuntingnya tinggi dan penyebabnya bisa karena faktor ekonomi keluarga atau lingkungan. Untuk Desa Sukaraya itu urutan yang kedua di Kabupaten Bekasi,
tujuan dari locus stunting ini adalah mempersiapkan generasi 30 tahun kedepan agar menjadi para pemimpin agar tumbuhnya itu tidak kerdil atau obesitas. Program ini merupakan program nasional yang dikaitkan dengan program provinsi dan program kabupaten.
Intervensi dari program ini kata Tatan tidak hanya sebatas dari kelahiran saja, tetapi mulai dari perencanaan pernikahan itu ada dilakukan sosialisasi, imunisasi dan lain sebagainya. Kemudian masa kehamilan atau kandungan sampai melahirkan, terang Stap Desa tersebut.

poto istimewa

Tatan menambahkan“Untuk luas Desa Sukaraya mungkin hampir sama dengan luas desa lain di Kecamatan Karangbahagia, Dan jumlah penduduk nya mencapai 46 ribu jiwa, nah desa yang penduduknya padat itulah yang potensi stuntingnya tinggi,”
salah satu program pemerintah provinsi dalam rangka locus stunting ini adalah anggaran posyandu yang dialokasikan melalui kabupaten ditarik dan operasional posyandu dialokasikan dari situ, ungkapnya.

Harapan Tatan “Kami atas nama Pemdes Sukaraya berharap ,agar Kali Batong bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar yang ekonominya rendah. Misalnya kalau air kali itu bersih kan bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan, dan itu bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” jika sudah ada normalisasi dan perbaikan dan bisa di jadikan sumber potensi bagi warga sekitar kali batong, jika kalinya bersih,
Kemudian jika lingkungan kumuh juga akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat sekitar. “Itu juga kan berkaitan dengan nilai gizi masyarakat. Sambung Tatan untuk program stunting saar ini akan lebih di utamakan secara sosialisasi dan edukasi keoada masyrakat khususnya yang memang bagi masyarakat yang ekonominya rendah, dan siap membangun semua faktor faktor pendukung agar mengurangi lingkungan tidak sehat ( kotor), giji buruk dan faktor lainya, tutup Tatan Rustandi.
( SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *