ADA KEJANGGALAN DI KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN DINAS TERKAIT TUTUP MATA

  • Whatsapp
banner 468x60

ADA KEJANGGALAN DI KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN DINAS TERKAIT TUTUP MATA

Karangbahagia, Kab.Bekasi
Suaracikarang.com

Proyek pengecoran Jalan Pulo Besar di Kampung Pulo Besar , Desa Karang Satu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi diduga langgar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Pasalnya, dari kegiatan pengerjaan pengecoran maupun pengaspalan tidak terlihat adanya papan informasi atau papan proyek yang menjelaskan darimana sumber proyek, Lebar, panjang serta berapa pagu anggaran.

Kepada pekerja di lapangan, wartawan……mencoba menanyakan perihal papan informasi dalam kegiatan pengecoran. Namun, jawaban yang didapat yaitu tidak ada papan informasi.

“Kalau papan proyek nggak ada bang, untuk yang lainnya saya gak tau, saya cuma kerja,” kata salahsatu pekerja dalam kegiatan pengecoran.

Menyikapi hal tersebut, Bahyudin selaku ketua LSM Kampak Mas RI Kabupaten Bekasi mencoba mengultimatum baik kepada dinas terkait ataupun kepada pelaksana untuk dapat menjalani perundang-undangan yang berlaku di negara Indonesia terkait Keterbukaan Informasi Publik.

“Undang undang KIP sudah jelas ada, namun kenapa beberapa oknum pelaksana ataupun pemborong kebanyakan tidak menyediakan informasi kepada publik? bukankah itu sudah melanggar, dan sanksinya sudah jelas dalam pasal 52 dan 53,” tegas Bahyudin ketua Kampak Mas RI Kabupaten Bekasi saat dihubungi via selulernya Senin (12/10/20).

Menurutnya, tidak adanya papan informasi dalam setiap kegiatan yang anggarannya bersumber dari APBN maupun APBD itu sudah jelas melanggar undang-undang KIP.

“Di lapangan kebanyakan tidak ada papan proyek atau papan informasi, kebanyakan semua rekanan menganggap sepele, bahkan hampir seluruhan kegiatan pemeliharan rutin jembatan dan jalan mengabaikan hal itu ada indikasi dugaan pembiaran dari Dinas terkait, dari itu kepada pihak terkait untuk menindak tegas pelanggar UU KIP,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan proyek, dilihat dari informasi ULP kabupaten Bekasi, dengan pagu anggaran sebesar Rp 199.220.000 sebagai perusahaan pemenang tender CV Adnan Putra yang beralamat di Kampung Jagawana Rt, 002/007 Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani cukup lumayan besar, akan tetapi papan informasi tidak ada, yang di khawatirkan ada dugaan kecurangan volume ataupun ketinggian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
(SS/red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *