DIRUT NISSAN ALAM SUTERA JADI TERSANGKA PEMALSUAN PLAT NOMOR KENDARAAN

  • Whatsapp
banner 468x60

DIRUT NISSAN ALAM SUTERA JADI TERSANGKA PEMALSUAN PLAT NOMOR KENDARAAN

Tangerang- Banten Suaracikarang. com 

Priyono Adi Nugroho selaku pelapor dan Wakil Ketua LQ Indonesia Lawfirm mengucapkan banyak terima kasih kepada Jajaran Polres Tangerang Selatan yang telah menetapkan Dirut PT Jayatama Kencana Motor (JKM), Dealer mobil NISSAN Alam Sutera, Kenny Kusuma, SE sebagai TERSANGKA melalui gelar perkara internal setelah memiliki lebih dari 2 alat bukti dalam kasus Pidana Perlindungan Konsumen dalam modus plat kendaraan palsu sebagaimana tertera dalam surat SP2HP No B/383/X/2020/RESKRIM tanggal 9 Oktober 2020. 

Perkara pidana Perlindungan konsumen ini terjadi ketika LQ Indonesia Lawfirm yang membeli sebuah mobil Nissan Grand Livina untuk operasional kantor dan dijanjikan akan diberikan Plat Nomor Sementara oleh Dealer yang tercantumkan di “Surat Pesanan Kendaraan” dengan kop surat PT Jayatama Kencana Motor/ NISSAN ditandatangani oleh Marketing dan Supervisor. Setelah SPK ditandatangani, uang tanda jadi dan Down Payment sudah ditransfer ke rekening PT JKM, kendaraan kemudian diantar dengan kondisi sudah terpasang Plat nomor palsu tersebut. Karyawan LQ Indonesia Lawfirm sangat kaget ketika mengendarai mobil tersebut dihentikan oleh polisi lalu lintas yang menginformasikan bahwa plat nomer sementara tersebut palsu. 

Mendengar hal tersebut, staff LQ Lawfirm langsung mengecek nomor kendaraan dan surat keterangan yang diberikan oleh Dealer JKM ke Polda Metro Jaya dan ternyata Surat keterangan tersebut memang palsu dan terdaftar atas nama orang lain. Isi surat dipalsukan oleh oknum Dealer JKM. Mengetahui hal tersebut LQ Indonesia Lawfirm mengirimkan 2x surat somasi ke Direktur Utama, PT JKM, Kenny Kusuma namun dibalas dengan angkuhnya oleh Kenny Kusuma melalui Kuasa hukumnya Suhandi Cahaya dan partner, bahwa mereka tidak sependapat, sehingga LQ Indonesia Lawfirm menerima jawaban tersebut lalu membuat laporan polisi di Polres Tangerang Selatan dan meminta agar pihak kepolisian mengusut perkara tersebut. Dalam 3 bulan setelah pemeriksaan saksi-saksi maka diperoleh 2 alat bukti lebih yang menguatkan terjadinya tindak pidana, perkara naik ke tingkat penyidikan sebagaimana diatur “Penjualan produk tidak sesuai keterangan”, dalam pasal 8f UU no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan terduga terlapor Kenny Kusuma, Direktur Utama PT Jayatama Kencana Motor. Kini setelah selesai proses penyidikan, pihak penyidik sependapat bahwa Kenny Kusuma sah untuk ditetapkan sebagai TERSANGKA. 

Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP selaku ketua pengurus dan pendiri LQ Indonesia Lawfirm, memberikan keterangan pers nya ke awwk media “bahwa dirinya tidak akan membiarkan pihak manapun melecehkan Firma Hukum LQ Indonesia Lawfirm yang merupakan aparat penegak hukum. Kami tidak akan segan-segan menindak oknum manapun yang merugikan dan melecehkan firma hukum kami, ucapnya
Lebih lanjut, Alvinl liem mengatakan bahwa” Kehormatan bagi aparat penegak hukum adalah Harga Mati.
Dan Dealer Nissan dengan sengaja memberikan Plat Sementara palsu dengan tujuan memperkaya perseroan JKM. Misal biaya plat sementara 2juta rupiah, maka dengan memberikan plat palsu, jika penjualan kendaraan sebulan 25 unit sudah untung 50 juta rupiah sebukan atau 600juta setahun, 1 dealer. Sedangkan JKM diketahui memiliki banyak dealer Nissan diluar Nissan Alam Sutera. Jadi apabila konsumen di tangkap polisi dengan memakai plat palsu, maka Sales dealer akan berupaya menyogok oknum polisi untuk tidak menilang konsumen atau membayar tilang tersebut yang berjumlah minimal.
Menurit Alvin Liem, Karena hanya sedikit yang ditilang dalam waktu 1 bulan maka secara keseluruhan dealer mengantongi keuntungan ekstra dari tidak membeli plat sementara. Jika ada 10 dealer Nissan maka sudah merugikan pemasukan negara sejumlah 6 Miliar setahun dari modus Plat Sementara atua bodon ini, tutur Alvim lim.

Modus ini berlangsung secara terus menerus namun banyak yang tidak lapor dan dianggap sepele hingga Dealer milik Tersangka menjual mobil dengan plat sementara palsu ke LQ Indonesia Lawfirm. Adanya potensi kerugian negara ini WAJIB ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan dan KPK karena hilangnya pemasukan negara ini besar apabila di selidiki, pungkas Pengacara Alvin Lim.
( SS/red)

sumber : Press Realese Law Firm, LQ Indonesia.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *