Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa Diduga Tumpang Tindih Dengan Batu Lama

  • Whatsapp
banner 468x60

Proyek P3A-BBWS Desa Sukakarsa Diduga Tumpang Tindih Dengan Batu Lama

Kabupaten Bekasi. Suara Cikarang.com

Kegiatan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja (APBN), tahun anggaran 2020 yang di peruntukan kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) yang berlokasi di Kp. Pendayakan, Rt 002/002, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekai, Jawa Barat. Rabu (07/10/2020)

Proyek pertanian P3A, BBWS yang berlokasi di Kampung Pendayakan diduga kuat dikerjakan asal jadi, dikerjakan tumpang tindih dengan batu lama ditimpah batu baru.

Dari pantauan kelokasi, Tim Lsm Kampak-RI dan awak media, kelokasi proyek P3A, irigasi dilaksanakan tanpa adanya papan proyek informasi. Pemsangan batunya juga terlihat dibariskan satu batu dengan cara berjejer tanpa ada pondasi bawahnya dan pekerjaan tumpang tindih dengan pemasangan pondasi batu lama yang sudah pernah di kerjakan warga.

Di sela-sela kegiatan awak media menemui salah seorang warga berinisial “NS (60), pembagunan irigasi tersebut tidak sesuai dan terkesan asal-asalan, karena tidak ada galian pondasi bawah, karna batu lama yang bekas kerjaan proyek dulu tidak dibongkar langsung ditimpah dan dipasang batu yang baru.

“Seharusnya sebelum pemasangan batu, tanahnya digalih dulu untuk bikin pondasi, batu lama harusnya dibongkar Ini mah engga batu lama langsung ditimpah batu baru,” ucap warga.

Menyikapi kegiatan dalam proyek irigasi ini, utamanya dugaan tumpang tindih pekerjaan dan tidaksesuaian spesifikasinya.

Berdasarkan investigasi kami dilokasi kegiatan diduga bangunan yang tinggi nya hanya 1 meter, tidak ada cerucuk bambu, lokasinya banjir, bangunan irigasi tersebut tumpang tindih, seharusnya dibangun dari awal bukan memperbaiki bangunan yang lama. Untuk itu saya berharap kepada, pengawas konsultan atau Dinas terkait melakukan pemeriksaan terhadap proyek irigasi tersebut, bilamana terdapat dugan pelanggaran saya berharap segera dilakukan bongkar ulang, agar diberi tindakan yang tegas. Jelasnya,” Yusup Supriatna, Ketua divisi Investigasi Dpn LSM KAMPAK-RI.

(Wn)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *