SELAMATKAN BUMD BEKASI, JAJARAN PETINGGI DIREKSI PT BBWM DI DUGA  TERINDIKASI KORUPSI BERJAMAAH.

  • Whatsapp
banner 468x60

SELAMATKAN BUMD BEKASI, JAJARAN PETINGGI DIREKSI PT BBWM DI DUGA  TERINDIKASI KORUPSI BERJAMAAH.

Bekasi, Suara Cikarang.com

Jumat 02 September 2020, Puluhan Mahasiswa Bekasi yang tergabung dalam Gerakan Anti Pembodohan ( G.A.P ) unjuk rasa di depan Kantor BUMD PT.BBWM ( Bina Bangun Wibawa Mukti ) di Kota Bekasi.

Maulana selaku Koordinator Aksi Gerakan Anti Pembodohan (G.A.P) menyampaikan ” Kami sangat prihatin dengan kondisi BUMD Kab. Bekasi hari ini yaitu PT.BBWM, Yang dimana di ketahui sejak tahun 2016 mengalami penurunan laba yang sangat signifikan, sehingga sangat berpengaruh terhadap penurunan PAD Kab. Bekasi. ” Ungkap kordinator

Lanjutnya, Oleh sebab itu kami turun kejalan hari ini untuk menyampaikan aspirasi kami mahasiswa serta untuk menyelamatkan BUMD yang hari ini sedang sakit. Yang dimana tuntutan AKSI Gerakan Anti Pembodohan (G.A.P) ialah :

“Mempertanyakan penurunan perolehan laba bersih yang signifikan dari tahun 2016 sehingga sangat berpengaruh terhadap penurunan PAD Kab.Bekasi. Dan mempertanyakan Tunjangan Operasional dan Transportasi 8 Orang Manager dan asisten manager dari tahun 2017/2019 mencapai 1,55 Milyar, Dimana tidak sesuai dengan UU No 40 Tahun 2007 Tentang perseroan terbatas dan Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 tentang BUMD dan Terindikasi Memperkaya Diri, lanjutnya”.

“Mengecam DIREKSI untuk mempertanggung jawabkan dana REPRESENTATIF yang diterima sebesar 2,62 Milyar yang di perlakukan sebagai tambahan Penghasilan direksi yang dimana melanggar Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 dan Keputusan MENDAGRI No 50 Tahun 1999. Lalu, adapun Evaluasi terkait Transaksi jual beli GAS Tahun 2017/2019 yang belum di dukung dengan perjanjian jual beli Gas. Ujarnya”.

“Namun kita juga sebagai mahasiswa, Mendesak KAPOLRES dan KEJAKSAAN serta tembusan KPKRI untuk menindaklanjuti kerugian Daerah pada tahun 2017 Sebesar 18,3 Milyar dan Tahun 2018 Sebesar 6,2 Milyar. Untuk memperbaharui prosedur kilang LPG yang belum sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017. Ucapnya sebagai kordinator”.

Lalu, Mendesak KAPOLRES melalui Bagian TIPIKOR untuk menindak lanjuti Indikasi Kerugian Daerah serta Indikasi Memperkaya Diri yang di lakukan Oleh 8 Orang Komisaris, Direksi, manager dan asisten manager PT. BBWM. Dan Mengecam BUPATI KAB. BEKASI untuk menghentikan sementara aktifitas dan mencopot Direksi dan jajarannya yang terindikasi merugikan daerah dan Terindikasi memperkaya diri secara berjamaah.” Tegas, Maulana.

Harapan kami ialah dengan adanya aksi yang kami lakukan menjadi sebuah acuan dan referensi untuk BUPATI, DPRD, KAPOLRES, serta KEJAKSAAN Kabupaten Bekasi untuk memperhatikan, serta menindaklanjuti problematika yang sedang terjadi di tubuh BUMD Kabupaten Bekasi tersebut untuk menghindari Colebnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

Perjuangan kami baru saja dimulai dan kami tidak akan diam dan terus melanjutkan bahkan sampai ke KPKRI, Selamatkan BUMD ” Jangan Diam, Lawan !!! “.

Gerakan Anti Pembodohan (G.A.P)
Koordinator Aksi

( SS/red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *